Minggu, 22 November 2020

Antihistamin I

 

ANTIHISTAMIN

 

DEFINISI

Antihistamin adalah zat yang dapat mengurangi atau menghalangi efek histamin terhadap tubuh dengan jalan memblok reseptor histamin. Antihistamin dan histamin berlomba untuk menempati reseptor yang sama. Ada empat tipe reseptor histamin, yaitu H1, H2, H3, dan H4 yang keempatnya memiliki fungsi dan distribusi yang berbeda. Pada kulit manusia hanya reseptor H1 dan H2 yang berperan utama. Blokade reseptor oleh antagonis H1 menghambat terikatnya histamin pada reseptor sehingga menghambat dampak akibat histamin misalnya kontraksi otot polos, peningkatan permeabilitas pembuluh darah dan vasodilatasi pembuluh darah.

Histamin memiliki peranan yang penting dalam patofisiologi penyakit alergi. Histamin adalah amina dasar yang dibentuk dari histidin oleh histidine dekarboksilase. Histamin ditemukan pada semua jaringan, tetapi memiliki konsentrasi yang tinggi pada jaringan yang berkontak dengan dunia luar, seperti paru-paru, kulit, dan saluran pencernaan.2 Urtikaria dan rhinitis alergi merupakan dua penyakit alergi yang sering menyebabkan gangguan pola tidur dan mempengaruhi aktivitas sehari-hari. Pada kondisi yang berat, kelainan ini dapat mempengaruhi kualitas hidup seseorang, mulai dari gangguan fisik, gangguan emosional, gangguan aktivitas seksual, terbatasnya aktivitas sosial, dan mempengaruhi pekerjaan.

Golongan obat Anti Histamin-1:

-Turunan Etilendiamin

                Turunan etilendiamin merupakan senyawa yang memiliki struktur senyawa Ar(Ar’)N-CH2-CH2-N(CH3)2. Termasuk kedalam antagonis H1, yang memiliki keefektifan cukup tinggi, walaupun terjadi penekan  pada sistem saraf  dan menyebabkan resiko iritasi  lambung cukup besar. berikut ini adalah obat turunan etilendiamin :

1.   Tripelnamain HCl merupakan obat memiliki efek antihistamin sama dengan dufenhidramin dengan efek samping lebih rendah.

2.   Antazolin HCl merupakan obat yang mempunyai aktivitas antihistamin lebih rendah dibanding turuan etilendiamin lain.

3. Mebhidrolin nafadisilat merupakan obat yang strukturnya mengandung rantai samping  amiopropil dalam sistem heterosiklik karbolin dan bersifat kaku.

-Golongan kolamin (eter aminoalkil)

Struktur umum dari senyawa kolamin adalah  Ar (Ar-CH2)C-O-CH2-CH2-N(CH3)2. adapun hubungan dari struktur eter aminoalkil dengan aktivitasnya adalah sebagai berikut:

1.     Dengan penambahan gugus Cl, Br dan OCH3 apabila posisi para pada cincin aromatik maka dapat meningkatkan aktivitas dan menurunkan efek samping.

2.     Dengan penambahan gugus CH3 pada posisi para dari cincin aromatik maka akan  meningkatkan aktivitas namun penambahan CH3 pada posisi orto dapat menghilangkan efek antagonis dari histamin1 dan meningkatkan aktivitas antikolinergik.

3.     Senyawa turunan eter aminoalkil memiliki aktivitas antikolinergik yang cukup baik  dikarenakan kemiripan strukturnya dengan eteraminoalkohol.



MEKANISME KERJA ANTIHISTAMIN

Antihistamin bekerja dengan cara memblokir zat histamin yang diproduksi tubuh. Sebenarnya zat histamin berfungsi melawan virus atau bakteri yang masuk ke tubuh. Ketika histamin melakukan perlawanan, tubuh akan mengalami peradangan. Namun pada orang yang mengalami alergi, kinerja histamin menjadi kacau karena zat kimia ini tidak lagi bisa membedakan objek yang berbahaya dan objek yang tidak berbahaya bagi tubuh, misalnya debu, bulu binatang, atau makanan. Alhasil, tubuh tetap mengalami peradangan atau reaksi alergi ketika objek tidak berbahaya itu masuk ke tubuh.

SIFAT UMUM ANTIHISTAMIN

1.    Umumnya bersifat basa karena adanya N-tersier bebas

2.   Dalam bentuk basa larut dalam kloroform dan pelarut organic lain

3.    Larut dalam HCl menjadi bentuk garam  yang larut dalam air dan etanol

4.    Rasanya pahit

5.   Tidak ikut menguap dengan destilasi uap.Sifatnya hampir sama dengan alkaloid,antihistamin umumnya memberi warna dengan asam kuat pekat,sedangkan alkaloid hanya beberapa yang memberi warna.Pada pengenceran dengan air,antihistamin akan terjadi perubahan warna,tetapi alkaloid akan menghilang.

EFEK SAMPING

Beberapa efek samping yang mungkin umum terjadi setelah mengonsumsi obat antialergi ini adalah:

  • Pusing
  • Mulut kering atau disfagia
  • Mengantuk
  • Sakit kepala
  • Nyeri perut
  • Sulit buang air kecil
  • Penglihatan kabur
  • Mudah marah

PERTANYAAN

 

1.       Apakah dengan pengurangan dosis pada antihistamin dapat mengurangi efek samping?

2.       Kapan waktu yang tepat untuk berhenti mengkonsumsi antihistamin?

3.       Apakah mengkonsumsi antihistamin boleh bersamaan dengan minuman berasa,seperti teh atau yang lain?Jika tidak kenapa?

DAFTAR PUTAKA

 

Sari,F. dan S.W.Yenny.2018.Antihistamin terbaru dibidang dermatologi.Jurnal Kesehatan                                             Andalas.7(41).

Siswandono.2000.Kimia Medisinal Jilid 1.Jakarta:Erlangga.

24 Komentar:

Pada 22 November 2020 pukul 09.05 , Blogger Emelia Oktaviani mengatakan...

Izin menjawab pertanyaan nomor 2
Antihistamin adalah obat yang dipakai untuk mengatasi berbagai macam akergi seperti alergi makanan, serbuk sari, alergi kulit, mata, dll. Obat antihistamin ini merupakan obat unutk meredakan reaksi alergi di dalam tubuh. namun tidak bisa membebaskan dari alergi yang sudah mendarah daging di dalam tubuh. Obat ini pada umumnya akan bekerja 1-2 jam dari sejak meminumnya. Jika keluhan alergi sudah membaik seperti gatal yang sudah tidak terasa, bentol-bentol yang sudah menghilang, dll maka bisa menghentikan pemakaian obat antihistamin yang diberikan oleh dokter.

 
Pada 22 November 2020 pukul 16.24 , Blogger Unknown mengatakan...

Terimakasih untuk penjelasannya,sangat bermanfaat sekali untuk saya :)

 
Pada 22 November 2020 pukul 16.28 , Blogger Elen Septina mengatakan...

Terimakasih banyakk infomasinya sangat membantuuuuu

 
Pada 22 November 2020 pukul 16.47 , Blogger maya arsita mengatakan...

Perkenalkan saya maya arsita (f1f118008), akan menjawab pertanyaan no.3
Teh adalah minuman yang mengandung senyawa kafein. Meski kandungan kafein pada teh tidak sebanyak pada kopi, tetapi minum obat dengan jenis minuman lain, seperti teh, dapat menimbulkan interaksi obat.
Di dalam pencernaan, senyawa kafein yang terkandung dalam teh akan berikatan dengan zat kimia obat sehingga menyebabkan obat sulit dicerna. Efek interaksi obat dengan kafein tersebut dapat menghambat efektivitas kerja obat di dalam tubuh hingga meningkatkan risiko terjadinya efek samping obat.Kafein juga dapat menimbulkan efek samping, seperti muncul rasa gugup dan gelisah, sakit perut, mual dan muntah, peningkatan denyut jantung, dan lainnya. Akibatnya, obat yang Anda minum tidak dapat bekerja efektif dalam tubuh untuk menyasar sumber penyakitnya. Disarankan untuk memberi jeda 3-4 jam setelah meminum kafein jika Anda akan mengonsumsi obat-obatan tertentu

 
Pada 22 November 2020 pukul 18.42 , Blogger Nopela Sari mengatakan...

Terimakasih vio artikelnya bermanfaat sekali 😊

 
Pada 22 November 2020 pukul 19.16 , Blogger Annastya Nur Azizah mengatakan...

Terimakasih, artikelnya sangat membantu

 
Pada 22 November 2020 pukul 20.25 , Blogger Izkiefliani mengatakan...

Terimakasih,artikelnya sangat bermanfaat

 
Pada 22 November 2020 pukul 21.37 , Blogger Anisya Persi mengatakan...

Saya ingin membantu menjawab pertanyaan nomor 1. Sebelumnya perkenalkan nama saya Anisya Persi. Menurut pemahaman saya dan beberapa literatur yang saya baca, pada dasarnya dosis obat antihistamin ini telah sesuai dengan buku FARMAKOPE yang telah ditentukan. Untuk mengenai penurunan dosis sebenarnya dapat mengurangi efek samping, akan tetapi dikhawatirkan jika diturunkan maka akan tidak mencapai efek terapi. Perhitungan dosis ini dilakukan berdasarkan umur, berat badan, dan luar permukaan tubuh.
Semoga membantu

 
Pada 22 November 2020 pukul 22.16 , Blogger Aulia Yerdi Utami mengatakan...

Terimakasih ilmu nya yg bermanfaat nya,saya aulia yerdi (f1f118010) akan membantu menjawab pertanyaan nomor 2 yaitu,Obat ini pada umumnya akan bekerja 1-2 jam dari sejak meminumnya. Jika keluhan alergi sudah membaik seperti gatal yang sudah tidak terasa, bentol-bentol yang sudah menghilang, dll maka bisa menghentikan pemakaian obat antihistamin yang diberikan oleh dokter.

 
Pada 22 November 2020 pukul 22.45 , Blogger Pran Fajri Maulana.Z mengatakan...

Perkenalkan nama saya Pran Fajri Maulana.Z dgn Nim F1F118011 artikelnya sangat membantu dalam memahami apa itu anti histamin dan saya mencoba menjawab pertanyaan no.2 yaitu kapan antihistamin dapat di hentikan pemakaian nya? Diketahui anti histamin merupakan obat yang mengurangi alergi dari pelepasan histamin tetapi tidak menghilangkan alergi itu sendiri karena itu merupakan sifat alami tubuh dalam melindungi dari patogen lingkungan dan penghentian nya dapat dilakukan samapai efek alergi dirasa telah hilang

 
Pada 23 November 2020 pukul 03.53 , Blogger Emi Efrini mengatakan...

Waahhh blog yg saya CariΒ²

Mau nanya dong kakak:((

Apakah penggunaan antihistamine ini dpt mempengaruhi perkembangan dr kandungan ?

Terimakasih

 
Pada 23 November 2020 pukul 04.24 , Blogger Nur Aliza mengatakan...

Wahhh bagus sekalii kakk:)) lanjutkann teruss karya mu sist fightinggg!!

 
Pada 23 November 2020 pukul 05.37 , Blogger yudia aprilia mengatakan...

Materinya sangat bermanfaat dan mudah dipahami :)

 
Pada 19 Desember 2020 pukul 22.50 , Blogger Teti mengatakan...

Terimakasih banyak kak , sangat bermanfaat 😍

 
Pada 19 Desember 2020 pukul 23.07 , Blogger diann mengatakan...

πŸ‘πŸ»πŸ‘πŸ»πŸ‘πŸ»

 
Pada 20 Desember 2020 pukul 00.29 , Blogger Riselya dw mengatakan...

MantapπŸ‘πŸ‘

 
Pada 20 Desember 2020 pukul 07.24 , Blogger Anggi Permata Sari mengatakan...

πŸ‘πŸ»πŸ‘πŸ»πŸ‘πŸ»

 
Pada 21 Desember 2020 pukul 14.51 , Blogger Try Rahmawati Apriliyani mengatakan...

Terimakasih banyak atas ilmunya, artikelnya sangat bermanfaat πŸ™πŸ»

 
Pada 21 Desember 2020 pukul 16.49 , Blogger Annastya Nur Azizah mengatakan...

Terimakasih banyak, artikelnya sangat bermanfaat.

 
Pada 22 Desember 2020 pukul 01.02 , Blogger Unknown mengatakan...

πŸ‘πŸ»πŸ‘πŸ»πŸ‘πŸ»

 
Pada 22 Desember 2020 pukul 01.02 , Blogger Unknown mengatakan...

πŸ‘πŸ‘πŸ‘

 
Pada 22 Desember 2020 pukul 01.03 , Blogger Unknown mengatakan...

πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘

 
Pada 22 Desember 2020 pukul 02.44 , Blogger yudia aprilia mengatakan...

πŸ‘πŸ‘

 
Pada 22 Desember 2020 pukul 03.19 , Blogger Maulizarni mengatakan...

Parah sih bagus banget

 

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda