Minggu, 29 November 2020

hematologi I

 

Hematologi

Hematologi adalah ilmu tentang darah dan jaringan pembentuk darah yang merupakan salah satu sistem organ terbesar dalam tubuh makhluk hidup. Darah membentuk 6%-8% dari berat tubuh total dan terdiri dari sel-sel darah yang tersuspensi di dalam suatu cairan yang disebut plasma. Tiga jenis sel darah utama adalah sel darah merah (eritrosit), sel darah putih (leukosit), dan trombosit. Cairan plasma membentuk 45%-60% dari volume darah total, sel darah merah menempati sebagian besar volume sisanya. Hematologi merupakan cabang ilmu kesehatan yang mempelajari darah, organ pembentuk darah dan penyakitnya, hematologi digunakan sebagai petunjuk keparahan suatu penyakit.

Hemostasis merupakan proses penghentian perdarahan pada pembuluhdarah yang cedera. Proses ini melibatkan banyak faktor seperti pembuluhdarah, trombosit dan faktor pembeku darah.

Pembekuan darah

Peristiwa terjadinya pembekuan darah adalah untuk menutup bagian pembuluh darah yang rusak (fisiologik normal), namun bila bekuan yangtimbul mengakibatkan aliran darah ke jaringan darah tersumbat, akan terjadisuatu penyakit yaitu trombosis. Trombosis adalah terbentuknya bekuan darahdalam pembuluh darah. Bekuan darah ini biasa disebut trombus dan dapatterbentuk pada vena, arteri, jantung, atau mikrosirkulasi yang dapatmenyebabkan komplikasi akibat obstruksi atau emboli. Dalam hal inidiperlukan obat yang dapat mencegah trombus atau emboli atautromboemboli.

Adapun mekanisme umum pembekuan darah ialah :

1. Terjadi proses rusaknya pembuluh darah (terluka).

2. Sehingga menyebabkan aktivator protrombin dibentuk oleh cara instrinsik atau ekstrinsik dalam       merespons terhadap kerusakan jaringan atau endotel.

3. Aktivator protrombin akan mengkatalisis perubahan protrombin menjadi trombin.

4. Trombin akan mengkatalisis perubahan fibrinogen yang dapat larut menjadi benang-benang polimer fibrin padat. Benang-benang fibrin ini akan membentuk jaring-jaring dimana plasma, sel-sel darah dan trombosit menempel untuk membentuk bekuan. Sehingga Pembekuan darah terjadi, luka disembuhkan.

Antikoagulan

Antikoagulan adalah obat yang digunakan untuk mencegah pembekuandarah dengan jalan menghambat fungsi beberapa faktor pembekuan darah.Antikoagulan diperlukan untuk mencegah terbentuk serta meluasnya trombusdan emboli, obat golongan ini juga diperlukan untuk mencegah bekunya darahin vitro pada pemeriksaan laboratorium dan transfusi. 

Antikoagulan terbagi menjadi 4 golongan berdasarkan fungsinya dalam menghambat fungsi protein yang berperan dalam proses penggumpalan darah. Keempat golongan tersebut yaitu :

1. Warfarin, yaitu jenis antikoagulan coumarin yang bekerja dengan menghambat kerja vitamin K   didalam darah.

2. Penghambat faktor Xa, yaitu jenis obat antikoagulan yang bekerja dengan menghambat kerja       faktor Xa.

3. Penghambat Thrombin, yaitu golongan obat antikoagulan yang berfungsi mencegah aktivasi           thrombin.

4. Heparin, yaitu jenis obat antikoagulan yang berperan dalam menghambat thrombin dan faktor Xa.

 

Daftar Pustaka

 

Katzung, B.G. 2011.Farmakologi Dasar & Klinik . Edisi XII. Jakarta : PenerbitBuku                 Kedokteran EGC.

Nurcholis, A., Aziz, M. dan Muftuch. 2013. Ekstrasi Fitur Roudness untukMenghitung       Jumlah Eritrosit dalam Citra Sel Darah Ikan. Jurnal EECIS. Vol. 7(1).

Sacher, Ronald A. dan Richard A. McPherson. 2000. Tinjauan Klinis Hasil Pemeriksaan      Lanoratorium. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.

 

Pertanyaan

1.Apa pengaruh vitamin K didalam pembekuan darah sehingga dihambat oleh warfarin?

2.Apakah pembekuan darah bisa sembuh secara alami tanpa bantuan antikoagulansi?

3.Apakah perbedaan usia mempengaruhi perbedaan pemilihan obat antikoagulan?

17 Komentar:

Pada 30 November 2020 pukul 02.53 , Blogger Izkiefliani mengatakan...

Hay viona, semangat terus untuk up artikelnya
Izinkan saya menjawab pertanyaan nomor 1 , vitamin K memiliki peran yang sangat penting dalam proses pembekuan darah. Saat tubuh kekurangan vitamin K, maka darah akan sulit untuk membeku saat terjadi inflamasi. Akibatnya, orang yang kekurangan vitamin K akan mudah mengalami perdarahan. Pada kondisi gangguan pembekuan darah justru konversi vitamin k diturunkan, obat Warfarin digunakan untuk Mengintervensi konversi vitamin k menjadi bentuk yang tereduksi sehingga secara tidak langsung akan mengurangi terjadinya gangguan pembekuan darah(koagulan).

 
Pada 30 November 2020 pukul 04.46 , Blogger Nurmaya sari mengatakan...

izin menjawab nmor 2 ya dengan menggunakan bahan tumbuhan sediaan alamai:seperti kunyit,kayu manis,bawang putih. karena pada jahe terdapat Senyawa kurkumin, polifenol, dapat menghalangi enzim tertentu yang bertanggung jawab untuk pembekuan darah. kayu manis terdapat Unsur yang dikenal sebagai coumarin dapat bertindak sebagai antikoagulan yang kuat. Faktanya, kayu manis menjadi bahan pembuatan obat pengencer darah seperti warfarin. dan pada bawang putih Bahkan, para ahli menyarankan untuk mengonsumsi bawang putih secara rutin jika sedang menderita kondisi ini.

Selain itu, penelitian menunjukkan mengonsumsi ekstrak bawang putih bersama warfarin atau obat antikoagulasi oral lainnya aman. Namun, harus dipantau oleh ahli jantung. dan dengan menjaga berat badan yang sehat, makanan yang sehat, dan berolahraga untuk mencegah terjadinya pembekuan darah

 
Pada 30 November 2020 pukul 19.23 , Blogger Dian Maghfirah mengatakan...

Halo Viona, artikelnya menarik seklai
Saya bantu jawab nomor 1 ya, penting dilakukan pemilihan obat antikoagulan tergantung dengan keparahan luka pada pasien. Penggunaan antikoagulan tidak boleh sembarangan karena memiliki efek samping utama yang menyebabkan pendarahan. Menurut Pusat Informasi Obat Nasional BPOM, Antikoagulan oral tidak boleh digunakan sebagai terapi lini pertama pada trombosis arteri serebral atau oklusi arteri perifer; asetosal lebih sesuai untuk mengurangi risiko serangan iskemik otak yang bersifat sementara. Heparin atau heparin bobot molekul rendah biasanya dipilih untuk profilaksis tromboemboli vena pada pasien yang akan dibedah. Selain itu, obat antikoagulan tertentu bisa meningkatkan risiko pembentukan hematoma epidural. Bahkan, cedera pada pembuluh darah bisa semakin parah.Obat pengencer darah atau antikoagulan bekerja dengan memperpanjang proses pembekuan darah. Akibatnya, pada orang yang menderita hematoma epidural, kerusakan pada pembuluh darah akan semakin sulit dipulihkan.
Karena itu pemilihan antikoagulan harus sesuai dengan anjuran resep dokter.

 
Pada 30 November 2020 pukul 20.07 , Blogger Nurhaliza mengatakan...

Hai Viona, terima kasih atas artikelnya.
Saya bantu menjawab persoalan nomor 3, Perbedaan usia menentukan serangkaian proses kimiawi dalam tubuh. Semakin bertambah usia seseorang maka kemampuan tubuh dalam pembentukan trombosit akan berkurang sehingga menyebabkan darah menjadi lebih kental.Karenanya, pada tiap tingkatan usia perlu penyesuaian antikoagulan yang digunakan, meskipun golongannya sama tetapi dosis penggunaan akan tetap berbeda. Pada orang lanjut usia, dipilih antikoagulan dengan aksi cepat dan optimal dalam dosis rendah.

 
Pada 30 November 2020 pukul 23.44 , Blogger NADYA PUSITADARA mengatakan...

Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

 
Pada 30 November 2020 pukul 23.46 , Blogger NADYA PUSITADARA mengatakan...

halo viona, saya coba untuk membntu menjawab pertanyaan no 1 seperti yang sudah di sampai kan pada artikel ini warfarin merupakan jenis antikoagulan coumarin yang bekerja dengan menghambat kerja vitamin K didalam darah. dengan di hambatnya kerja vitamin K akan membuat proses pembekuan darah pun terhambat. yang mana Fungsi utama vitamin K adalah membantu proses pembekuan darah. Bila tubuh kekurangan vitamin K, darah akan sulit membeku. Akibatnya, orang yang kekurangan vitamin K akan mudah mengalami perdarahan.

 
Pada 19 Desember 2020 pukul 22.52 , Blogger Teti mengatakan...

Bermanfaat sekali kak πŸ™

 
Pada 20 Desember 2020 pukul 00.30 , Blogger Riselya dw mengatakan...

Sangat bermanfaat kak, terimakasihπŸ‘

 
Pada 20 Desember 2020 pukul 07.25 , Blogger Anggi Permata Sari mengatakan...

Sangat membantuπŸ‘πŸ»

 
Pada 20 Desember 2020 pukul 16.29 , Blogger Annisa Dhita Syahrial mengatakan...

artikelnya bagus dan dapat dipahami terimakasih ilmunya

 
Pada 21 Desember 2020 pukul 14.51 , Blogger Try Rahmawati Apriliyani mengatakan...

Terimakasih banyak atas ilmunya, artikelnya sangat bermanfaat πŸ™πŸ»

 
Pada 21 Desember 2020 pukul 16.50 , Blogger Annastya Nur Azizah mengatakan...

Artikelnya bagus dan mudah dipahami

 
Pada 21 Desember 2020 pukul 19.06 , Blogger Emelia Oktaviani mengatakan...

Artikelnya sangat bermanfaat

 
Pada 22 Desember 2020 pukul 01.03 , Blogger Unknown mengatakan...

πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘

 
Pada 22 Desember 2020 pukul 01.04 , Blogger Unknown mengatakan...

πŸ‘πŸ»πŸ‘πŸ»πŸ‘πŸ»πŸ‘πŸ»

 
Pada 22 Desember 2020 pukul 02.45 , Blogger yudia aprilia mengatakan...

πŸ‘πŸ‘

 
Pada 22 Desember 2020 pukul 03.19 , Blogger Maulizarni mengatakan...

😍😍

 

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda