Senin, 07 Desember 2020

Hematologi II

 

FIBRINOLISIS

Fibrinolisis merupakan kondisi pecahnya fibrin (salah satu agen pembeku darah yang diproduksi dalam darah sebagai produk akhir koagulasi).Fibrinolisis merupakan sistem yang diatur secara terintegrasi dengan sistem koagulasi melalui beberapa jalur molekuler. Jalur-jalur tersebut berupa substrat, aktivator, inhibitor, kofaktor dan reseptor. Aktivasi koagulasi akan membentuk trombin, yang menghasilkan pembentukan trombus oleh konversi fibrinogen menjadi fibrin dan aktivasi trombosit. Plasmin adalah protease fibrinolitik utama. Plasminogen (PLG) merupakan zymogen yang beredar di dalam plasma, dapat diubah menjadi plasmin oleh Tissue Plasminogen Activator (tPA) maupun oleh Urokinase (UPA).



Terlihat pada gambar,plasminogen activators, tissue plasminogen activator (tPA) and urokinase plasminogen activator (UPA), membelah ikatan Arg560-Val561 dari plasminogen untuk menghasilkan enzim plasmin aktif. Lysine-binding sites dari plasmin (dan plasminogen) memungkinkannya untuk mengikat fibrin, sehingga fibrinolisis fisiologis merupakan “fibrin specific”. Kedua plasminogen (melalui lysine binding sites) dan TPA memiliki afinitas khusus terhadap fibrin. Terbentuk fibrin degradation product (FDP) merupakan bentukan fibrin yang terdegradasi oleh plasmin. Setiap plasmin bebas membentuk suatu komplesk α2-antiplasmin (α2Pl) (Konkle, 2010). Sistem hemostasis mengontrol pembentukan trombin aktif atau trombosis melalui mekanisme umpan balik sehingga menghasilkan keseimbangan antara aktivasi dan inhibisi.

 

ANTIFIBRINOLITIK

Obat fibrinolitik adalah obat-obat yang membantu melarutkan bekuan darah yang telah terbentuk.Ada 3 kelas obat fibrinolitik,yaitu:

1.       Aktivator Plasminogen Jaringan (tPA)

2.       Streptokinase (SK)

3.       Urokinase (UK)

 

Aktivator Plasminogen Jaringan (tPA)

·         Mekanisme kerja:

tPA menghancurkan gumpalan dengan cara terikat kefibrin di permukaan gumpalan darah, sehinggamengaktivasi plasminogen yang terikat ke fibrin.Plasmin dilepaskan dari plasminogen yang terikatfibrin, kemudian molekul fibrin dihancurkan olehplasmin, maka gumpalan terlarut.

·         Kelompok obat ini digunakan pada infark miokardialakut, stroke thrombotik serebrovaskular danembolisme pulmoner.

·         Farmakokinetik:

Masa paruh tPA ± 5-10 menit,mengalami metabolisme dihati dan kadar plasma bervariasi karena aliran darah ke hati yang bervariasi.

·         Dosis:

Alteplase diberikan secara infus IV sejumlah 60 mgselama jam pertama dan selanjutnya 40 mg diberikandengan kecepatan 20 mg/jam. Dosis reteplase 2 kali 10unit diberikan sebagai suntikan bolus IV denganinterval pemberian 30 menit.

·         Contoh obat golongan ini,yaitu:

1.       Alteplase (Activase®; rtPA) adalah bentuk rekombinandari tPA manusia. Alteplase memiliki waktu paruh pendek (5menit) dan oleh karena itu diberikan secara bolus intravenadiikuti dengan infus.

2.       Retaplase (Retavase®) dibuat secara genetik, turunanyang lebih kecil dari tPA rekombinan yang telah ditingkatkanpotensinya dan bekerja lebih cepat dari rTPA. Retaplasebiasanya diberikan sebagai injeksi bolus IV. Retaplase digunakanpada infark miokardial akut dan embolisme paru.

3.       Tenecteplase(TNK-tPA) memiliki waktu paruh yang lebih panjang dan afinitas ikatan yang lebih besar untuk fibrin daripada rTPA.Karena waktu paruh yang lebih panjang,dapat diberikan secara IV bolus.TNK-TPA hanya digunakan pada infarkmiokardia I akut.

Streptokinase (SK)

·         Mekanisme kerja:

Streptokinase mengaktivasi plasminogen dengan cara tidaklangsung yaitu dengan bergabung terlebih dahulu denganplasminogen untuk membentuk kompleks aktivator.Selanjutnya kompleks aktivator tersebut mengkatalisisperubahan plasminogen bebas menjadi plasmin.

·         Farmakokinetika:

Masa paruhnya bifasik (2 fase),fase cepat 11-13 menit dan fase lambat 23 menit.

·         Digunakan pada infark miokardial akut,thrombosis vena dan artrial dan embolisme paru.

·         Contoh obat:

Fimakinase, Streptase.

·         Dosis:

dosis dewasa untuk infark miokard akutdianjurkan dosis total 1,5 juta IU secara infus selama1 jam.

 

Urokinase (UK)

·         Mekanisme kerja:

Urokinase diisolasi dari urin manusia.Urokinasebekerja secara langsung dengan mengaktifkan plasminogen.

·         Urokinase digunakan untuk emboli paru,dan tromboemboli pada arteri dan vena.

·         Farmakokinetika:

Bila diberikan secara IV, urokinase mengalami klirens(pembersihan) yang cepat oleh hati. Masa paruh sekitar 20menit. Sejumlah kecil obat diekskresi dalam empedu dan urin.

·         Contoh obat:

Abbokinase, Urokinase-GCBT inf

·         Dosis:

Dosis yang dianjurkan adalah dosis muat 1000sampai4500 IU/kgBBsecara IV dilanjutkan dengan infus IV 4400 IU/kgBB/jam.Asam aminokaproat merupakan penawar spesifik untukkeracunan urokinase. Dosis biasa dimulai dengan 5 g (oralatau IV), diikuti dengan 1,25 g tiap jam sampai perdarahanteratasi. Dosis tidak boleh melebihi 30 g dalam 24 jam.

 

Pertanyaan

1.       Ada 3 kelas obat fibrinolitik,yaitu aktivator plasminogen (Tpa),streptokinase (SK) dan urokinase (UK),Pembagian 3 kelas obat fibrinolitik tersebut dibedakan berdasarkan apa?

2.       Pada tPA,mengalami metabolisme dihati dan kadar plasma bervariasi karena aliran darah ke hati yang bervariasi.Apakah variasi kadar plasma  mempengaruhi waktu paruh obat tersebut?

3.       Alteplase memiliki waktu paruh pendek (5menit) dan oleh karena itu diberikan secara bolus intravenadiikuti dengan infus.Sedangkan, Tenecteplase(TNK-tPA) memiliki waktu paruh yang lebih panjang .Apakah waktu paruh dari suatu obat mempengaruhi cara pemberian obat ?


 

Daftar Pustaka

Maus,G. dan K.Hajjar.2005.Molecular Mechanisms of Fibrinolysis.British Journal of            Haematology.129:307-321.

Bakta, I.M., Suega, K., Dharmayuda, T.G. 2006. Anemia defisiensi besi. Dalam Buku Ajar   Ilmu Penyakit Dalam. Edisi ke-4. Jakarta: Pusat Penerbitan Ilmu Penyakit Dalam              FK-UI. p.634-40.

 

9 Komentar:

Pada 20 Desember 2020 pukul 00.31 , Blogger Riselya dw mengatakan...

Sangat jelas penjelasannya kak,mantap👍

 
Pada 20 Desember 2020 pukul 07.26 , Blogger Anggi Permata Sari mengatakan...

Sangat bermanfaat terimakasih👍🏻

 
Pada 20 Desember 2020 pukul 16.29 , Blogger Annisa Dhita Syahrial mengatakan...

artikelnya bagus dan dapat dipahami terimakasih ilmunya

 
Pada 21 Desember 2020 pukul 14.50 , Blogger Try Rahmawati Apriliyani mengatakan...

Terimakasih banyak atas ilmunya, artikelnya sangat bermanfaat 🙏🏻

 
Pada 21 Desember 2020 pukul 16.51 , Blogger Annastya Nur Azizah mengatakan...

Artikelnya bagus dan mudah di pahami

 
Pada 21 Desember 2020 pukul 19.06 , Blogger Emelia Oktaviani mengatakan...

Artikelnya sangat bermanfaat

 
Pada 22 Desember 2020 pukul 01.04 , Blogger Unknown mengatakan...

👍👍👍👍👍

 
Pada 22 Desember 2020 pukul 01.04 , Blogger Unknown mengatakan...

👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻

 
Pada 22 Desember 2020 pukul 02.46 , Blogger yudia aprilia mengatakan...

Terimakasih materinya sangat bermanfaat dan mudah dipahami

 

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda